TAPTENG, SINURBERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bersama BPJS Kesehatan menggelar sosialisasi layanan Pantau Status Kepesertaan dan Informasi Jaminan Kesehatan Nasional (PASTI JKN) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Matahari Hotel Pandan, Jumat (14/8/2026).
Sosialisasi ini digelar untuk memperluas pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai kemudahan dalam memantau status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus mendorong pemutakhiran data kepesertaan.
Kegiatan dibuka Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Irma Sianturi, SKM, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, bersama Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sibolga, Nur Eva Parinduri.
Dalam sambutannya, Irma menyambut baik pelaksanaan sosialisasi PASTI JKN. Menurutnya, inovasi layanan tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun perangkat pemerintahan dalam mengetahui status kepesertaan JKN secara cepat dan praktis.
“Dengan adanya PASTI JKN, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui status kepesertaannya. Kita harus bekerja sama dengan baik, aktif melihat dan memastikan data masyarakat, sehingga setiap persoalan dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Irma.
PASTI JKN merupakan layanan BPJS Kesehatan yang dirancang untuk membantu masyarakat, perangkat desa dan kelurahan, serta instansi terkait dalam mengakses informasi kepesertaan JKN.
Melalui layanan tersebut, pengecekan status kepesertaan dapat dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan tanggal lahir melalui fasilitas layanan yang telah disediakan.
Pemanfaatan layanan ini dinilai penting untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif sebelum masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, klinik, maupun rumah sakit.
Selain membantu deteksi dini terhadap status kepesertaan, PASTI JKN juga dapat menjadi sarana untuk mengetahui adanya perubahan data atau status kepesertaan yang tidak aktif.
Apabila ditemukan kendala, informasi tersebut dapat segera dikoordinasikan dengan pemerintah desa atau kelurahan maupun instansi terkait untuk dilakukan tindak lanjut.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan KC Sibolga, Nur Eva Parinduri, mengatakan sosialisasi PASTI JKN merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas akses informasi kepesertaan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Ia berharap peserta sosialisasi dapat memahami serta memanfaatkan layanan PASTI JKN secara optimal. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam memastikan data kepesertaan tetap akurat dan mutakhir.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan diharapkan dapat memperkuat pemantauan kepesertaan JKN sehingga lebih cepat, akurat dan efektif,” demikian inti kegiatan tersebut.
Dengan pemantauan yang lebih mudah, masyarakat diharapkan memiliki kepastian dalam memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan program JKN.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pandan Muhammad Hidayat Al-Arieef, Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Nasran Situmorang, koordinator bidan puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Tengah, serta jajaran BPJS Kesehatan. (*Ast)





















