Polda Kalbar Ingatkan Warga Waspadai Penipuan Berkedok Pejabat Kepolisian

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono.

PONTIANAK, SINURBERITA.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya praktik penipuan yang memanfaatkan momen pergantian pejabat di lingkungan Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan pelaku penipuan umumnya menghubungi calon korban melalui telepon atau pesan singkat dengan mengaku sebagai pejabat maupun utusan pejabat Polda Kalbar. Modus yang digunakan antara lain meminta sejumlah uang, bantuan, atau fasilitas tertentu.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan pejabat Polda Kalbar untuk meminta uang, bantuan, atau fasilitas apa pun. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil tindakan,” kata Bambang, Selasa (7/7).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu terburu-buru merespons setiap telepon maupun pesan dari pihak yang mengaku sebagai pimpinan atau anggota Polri. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum mengambil keputusan agar tidak menjadi korban penipuan.

Baca juga: Sat PJR Polda Riau Berjibaku Evakuasi Korban Kecelakaan Bus Pelangi di Tol Permai

Bambang meminta masyarakat segera mengonfirmasi informasi yang diterima kepada kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan darurat Polri melalui Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam apabila menemukan hal yang mencurigakan.

“Di momen pergantian kepemimpinan seperti saat ini, kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi. Jangan sampai lengah dan menjadi korban penipuan. Apabila menerima telepon atau pesan yang mencurigakan, segera konfirmasi ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center 110. Kami berharap tidak ada masyarakat yang menjadi korban akibat ulah oknum yang memanfaatkan situasi ini,” tegasnya.

Selain itu, Polda Kalbar mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan penipuan yang mencatut nama institusi Polri maupun pejabat Polda Kalbar dinilai penting untuk mencegah bertambahnya korban.

Polda Kalbar berharap kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan terus meningkat sehingga ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit dan keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga. (*Jaiyadi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *