JAKARTA, SINURBERITA.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melakukan regenerasi kepemimpinan melalui serah terima jabatan (sertijab) dua posisi strategis, yakni Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI serta Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II.
Prosesi sertijab berlangsung di Aula Gatot Soebroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/6/2026), dan dipimpin Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam acara tersebut, Marsdya TNI Arif Widianto menyerahkan jabatan Dansesko TNI kepada Marsdya TNI M. Khairil Lubis. Selanjutnya, jabatan Pangkogabwilhan II diserahterimakan dari Marsdya TNI M. Khairil Lubis kepada Marsda TNI Muzafar.
Baca juga: TNI Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di Seluruh Indonesia
Panglima TNI dalam amanat yang dibacakan Kasum TNI menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian penting dari proses kaderisasi dan pembinaan organisasi guna menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari kaderisasi TNI untuk memperkuat kepemimpinan dan kesinambungan pengabdian kepada bangsa dan negara. Di tengah dinamika strategis global, kesiapsiagaan operasional dan kualitas kepemimpinan menjadi faktor penentu dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” demikian amanat Panglima TNI.
Menurut Panglima TNI, regenerasi kepemimpinan tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan personel, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap adaptif terhadap perubahan lingkungan keamanan, baik di tingkat nasional maupun global.
Baca juga: Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kekayaan Intelektual, Bahas AI dan Pelindungan Inovasi Digital
Pergantian pejabat pada posisi Dansesko TNI dan Pangkogabwilhan II dinilai memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesiapan operasional TNI. Dansesko TNI bertanggung jawab dalam mencetak calon pemimpin militer masa depan, sementara Pangkogabwilhan II memegang peran strategis dalam koordinasi operasi pertahanan di wilayah Indonesia bagian tengah.
Melalui rotasi jabatan tersebut, TNI berharap mampu memperkuat profesionalisme, meningkatkan efektivitas organisasi, serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara.
Sertijab ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk terus membangun organisasi yang modern, profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*J2R)





















