KUBU RAYA, SINURBERITA.COM – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Airport Operation, Services and Security Division Head Bandara Internasional Supadio, Mohammad Arifin, mengatakan kondisi jarak pandang dipantau secara berkala untuk memastikan keamanan proses lepas landas (take off) dan pendaratan (landing).
“Untuk kondisi saat ini, penerbangan aman untuk dilaksanakan. Pemantauan jarak pandang terus dilakukan dan kami berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, BNPB, serta Polres Kubu Raya,” kata Arifin, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, jarak pandang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan operasional penerbangan. Untuk proses take off dan landing, jarak pandang yang direkomendasikan berada di kisaran 1.000 hingga 1.600 meter, dengan tetap mengacu pada ketentuan keselamatan masing-masing maskapai.
Baca juga: Karhutla Bakar 20.448 Hektare, KLH Segel 30 Badan Usaha di 7 Provinsi
Bandara Supadio tetap beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB. Berdasarkan kondisi selama sepekan terakhir, penerbangan umumnya mulai dapat dilayani sekitar pukul 12.00 WIB, tergantung perkembangan jarak pandang.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dan tidak dapat dikompromikan.
“Polda Kalbar mendukung setiap keputusan otoritas bandara yang telah melalui prosedur dan pertimbangan keselamatan. Yang terpenting, keselamatan penumpang, awak pesawat, dan seluruh pengguna jasa penerbangan tetap menjadi prioritas,” tegas Bambang.
Polda Kalbar juga mendukung koordinasi antara pihak bandara dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio berlangsung aman dan lancar. (*Jaiyadi)





















