SIBOLGA, SINURBERITA.COM — Kinerja pelayanan dan operasional petikemas di Pelabuhan Sibolga menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026. Hingga periode pelaporan, arus petikemas tercatat mencapai 1.491 TEUs, meningkat 53 persen dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 971 TEUs.
Pertumbuhan tersebut menjadi indikator meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan melalui Pelabuhan Sibolga. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Pelabuhan Sibolga sebagai salah satu simpul konektivitas dan distribusi barang di wilayah pantai barat Sumatera Utara.
General Manager Pelabuhan Sibolga, Muhammad Ikhlas, mengatakan peningkatan kinerja petikemas tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produktivitas operasional.
Menurutnya, optimalisasi fasilitas dan peralatan bongkar muat serta penguatan koordinasi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, pengguna jasa dan pemangku kepentingan turut mendorong peningkatan kinerja tersebut.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan yang efektif, aman, dan efisien. Capaian kinerja petikemas ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Pelabuhan Sibolga,” ujar Muhammad Ikhlas.
Baca juga: Polisi Datangi Rumah Polda Sitanggang, Klaim Diseret hingga Baju Robek
Peningkatan arus petikemas tersebut diharapkan berdampak terhadap efisiensi rantai logistik, khususnya bagi pelaku usaha di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, serta kawasan hinterland lainnya yang memanfaatkan Pelabuhan Sibolga sebagai salah satu pintu keluar-masuk barang.
Ke depan, pengelola Pelabuhan Sibolga akan melanjutkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga tren pertumbuhan. Langkah tersebut antara lain optimalisasi fasilitas pelayanan petikemas, peningkatan produktivitas operasional, penguatan koordinasi dengan pengguna jasa, serta pengembangan layanan yang semakin terdigitalisasi.
Muhammad Ikhlas menegaskan, peningkatan volume petikemas bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Pertumbuhan tersebut, kata dia, harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan efisiensi pelayanan.
“Target kami bukan hanya meningkatkan volume, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas dan efisiensi pelayanan. Dengan demikian, Pelabuhan Sibolga dapat semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah,” katanya.
Dengan tren kinerja yang terus berkembang, Pelabuhan Sibolga diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai simpul konektivitas dan distribusi logistik. Peningkatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong aktivitas perdagangan serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Utara bagian barat. (*Ast)





















