BANDUNG, SINURBERITA.COM — Ribuan warga memadati kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (31/8/2026).
Sekitar 3.000 jemaah hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, dengan jemaah terus berdatangan hingga memenuhi area pelaksanaan acara.
Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan mengaku bangga sekaligus terharu melihat antusiasme masyarakat.
“Alhamdulillah luar biasa, saya sangat senang, bangga, dan terharu. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena hari ini kita melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-81,” ujar Iwan.
Baca juga: Polisi Datangi Rumah Polda Sitanggang, Klaim Diseret hingga Baju Robek
Menurutnya, tabligh akbar tersebut juga menjadi momentum untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia menyebut jumlah jemaah yang hadir mencapai sekitar 3.000 orang dan masih terus bertambah.
“Antusias warga begitu bersemangat. Total ada sekitar 3.000 jemaah yang hadir di tengah-tengah kita, bahkan mungkin masih bertambah lagi dan berdatangan,” katanya.
Tak hanya kegiatan keagamaan, acara tersebut juga dirangkai dengan aksi sosial. Panitia membagikan makanan bergizi gratis kepada sekitar 3.000 jemaah serta paket sembako bagi masyarakat di sekitar Ciwidey.
“Kita memberikan bantuan makan bergizi gratis kepada jemaah sebanyak 3.000 orang, kemudian memberikan bantuan sembako untuk meringankan masyarakat, khususnya yang ada di Ciwidey, Kabupaten Bandung,” jelas Iwan.
Baca juga: Tambang Timah di Pantai Rebo Babat Hutan Mangrove, Ekosistem Alam Hilang Demi Uang
Pemilihan Ciwidey sebagai lokasi kegiatan memiliki alasan khusus bagi Iwan. Kawasan tersebut merupakan kampung halaman sekaligus salah satu wilayah yang memiliki nilai historis dalam perjalanan karier militernya.
Iwan mengungkapkan dirinya lahir di Sepiang, Kabupaten Bandung. Ia juga mengenal kawasan Ciwidey sebagai salah satu daerah latihan ketika dirinya masih berkarier di lingkungan Kopassus dan Infanteri.
“Ciwidey ini merupakan daerah kelahiran atau kampung halaman saya. Saya lahir di Sepiang, Kabupaten Bandung. Ini juga merupakan daerah latihan sejak saya menjadi tentara; saya dibesarkan di Kopassus, sehingga ini merupakan daerah latihan Kopassus, termasuk daerah latihan Infanteri,” ungkapnya.
Karena itu, kepulangannya ke Ciwidey melalui kegiatan tabligh akbar dan aksi sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta daerah yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
“Sudah sepantasnya memberikan sedikit sentuhan kepada masyarakat di mana daerah tempat latihan dan kampung halaman saya,” imbuhnya.
Baca juga: Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 3,5 Kilometer
Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Iwan mengajak masyarakat untuk mensyukuri kemerdekaan dengan mengisinya melalui kegiatan positif, prestasi, dan perbuatan baik.
“Pesan pertama, kita mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT atas kemerdekaan ke-81 tahun, sehingga kita harus betul-betul memanfaatkan waktu kemerdekaan ini dengan terus berbuat kebaikan, mengisi waktu dengan berprestasi, dan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuturnya.
Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Memperingati Maulid Nabi tentunya kita sebagai umat muslim bisa menjadi introspeksi diri untuk mencontoh dan meneladani bagaimana Nabi Muhammad SAW. Bagaimana beliau disiplin, bagaimana ketaatan beliau kepada Allah SWT, dan bagaimana beliau selalu berbuat kebaikan serta menjadi panutan untuk kita semuanya,” pungkasnya. (*red)





















