Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla di Dua Lokasi Indragiri Hulu

Tim gabungan melakukan pemadaman titik api, penyisiran area terdampak, serta pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api.

INHU, SINURBERITA.COM – Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kodim 0302/Indragiri Hulu bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Minggu (6/9/2026).

Penanganan dilakukan di Desa Rawa Sekip, Kecamatan Kuala Cenaku, dan Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat. Upaya tersebut difokuskan pada pemadaman titik api, penyisiran area terdampak, serta pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api.

Di Desa Rawa Sekip, tim gabungan menangani lahan yang terdampak karhutla dengan luas sekitar dua hektare. Sejumlah titik masih mengeluarkan asap sehingga petugas melakukan penyisiran secara bertahap untuk memastikan bara yang berada di dalam lapisan tanah dapat dipadamkan.

Petugas juga melakukan pendinginan pada area yang telah berhasil dipadamkan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api akibat bara yang masih tersisa.

Sementara itu, penanganan karhutla di Desa Talang Jerinjing masih berlangsung. Luas lahan yang terdampak di lokasi tersebut masih dalam proses penghitungan.

Tim gabungan terus menyisir titik-titik yang masih mengeluarkan asap sekaligus melakukan pendinginan pada area yang telah dipadamkan.

Baca juga: 1.961 Anak Keracunan MBG dalam 3 Hari, KPAI: Alarm Keras untuk Presiden

Dalam pelaksanaannya, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Akses menuju lokasi karhutla di Desa Rawa Sekip tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga mobilisasi personel dan peralatan dilakukan menggunakan transportasi air.

Adapun akses menuju lokasi di Desa Talang Jerinjing sebagian hanya dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua. Kondisi cuaca panas, angin kencang, dan keterbatasan sumber air turut menjadi tantangan dalam proses pemadaman.

Salah seorang personel Kodim 0302/Indragiri Hulu yang berada di lokasi mengatakan, tim gabungan tetap memprioritaskan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan bara tidak kembali menyala.

“Kami terus menyisir titik-titik yang masih mengeluarkan asap dan melakukan pendinginan secara menyeluruh. Kendala utama di lapangan adalah akses yang cukup sulit, cuaca panas, angin kencang dan sumber air yang terbatas. Namun, bersama tim gabungan kami terus berupaya agar kondisi segera terkendali dan api tidak kembali muncul,” ujarnya.

Selain pemadaman dan pendinginan, petugas juga membuka jalur akses menuju titik api dan asap. Upaya tersebut dilakukan untuk mempermudah mobilisasi personel dan penyaluran peralatan ke lokasi karhutla.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI AD, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Tim gabungan hingga kini masih melakukan pemadaman, penyisiran, dan pendinginan di kedua lokasi untuk memastikan titik api dan bara dapat dikendalikan serta mencegah kebakaran kembali meluas. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *