BANGKA, SINURBERITA.COM – Sejumlah pecinta sepak bola dan masyarakat Sungailiat mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka serta DPRD Bangka terkait kelanjutan revitalisasi Stadion OROM yang hingga kini belum terealisasi.
Stadion OROM yang dibangun pada 1974 silam dikenal sebagai salah satu stadion terbesar dan paling bersejarah di Pulau Bangka. Stadion tersebut telah melahirkan banyak pemain sepak bola lokal yang mampu menembus kompetisi tingkat nasional.
Beberapa tahun lalu, stadion ini sempat menjalani renovasi, termasuk penanaman rumput lapangan. Namun, kondisi terkini dinilai memprihatinkan karena lapangan dipenuhi rerumputan liar dan belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan olahraga.
Baca juga: Tahun Anggaran 2024 Seharusnya Stadion OROM Selesai Dikerjakan
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pada tahun 2025 Pemkab Bangka memperoleh dana Specific Grant (SG) dari pemerintah pusat sebesar Rp2,5 miliar untuk melanjutkan revitalisasi stadion. Namun, hingga saat ini pekerjaan yang direncanakan belum terlihat realisasinya.
Selain itu, dalam pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026, disebutkan telah disepakati alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar untuk renovasi lapangan sepak bola Stadion OROM. Namun, anggaran tersebut dikabarkan tidak lagi tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah terkait dan dialihkan untuk kebutuhan lain.
Menanggapi kondisi tersebut, mantan pemain PS Angrat, Nar (72), mengaku prihatin dengan nasib stadion yang menjadi ikon olahraga masyarakat Sungailiat tersebut.
Menurutnya, perhatian pemerintah daerah terhadap Stadion OROM saat ini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.
Baca juga: Pemkab Bangka dan DPRD Diminta Siapkan Anggaran untuk Renovasi Stadion OROM
“Dulu ada rasa memiliki terhadap aset olahraga daerah. Sekarang kami melihat perhatian terhadap Stadion OROM sangat minim. Padahal stadion ini merupakan kebanggaan masyarakat Sungailiat dan memiliki nilai sejarah yang tinggi,” ujarnya.
Nar menilai Stadion OROM tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah apabila dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.
Ia berharap Pemkab Bangka dan DPRD Bangka segera memberikan kejelasan terkait kelanjutan revitalisasi stadion agar tidak semakin terbengkalai.
“Jangan sampai stadion bersejarah ini rusak dan kehilangan fungsinya. Kami mewakili masyarakat Sungailiat dan pecinta sepak bola Bangka meminta pemerintah menepati janji untuk melanjutkan renovasi Stadion OROM,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Bangka maupun DPRD Bangka terkait perkembangan anggaran dan rencana revitalisasi Stadion OROM tersebut. (*Hry)





















