19 Kafilah Pontianak Melaju ke Final MTQ Kalbar ke-34 di Kayong Utara

KAYONG UTARA, SINURBERITA.COM – Sebanyak 19 kafilah Kota Pontianak berhasil melaju ke babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Kabupaten Kayong Utara.

Ke-19 finalis tersebut tersebar di sejumlah cabang dan kategori lomba, mulai dari tilawah, qiraat, hifzhil Qur’an, musabaqah karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga kaligrafi digital.

Ketua Rombongan Kafilah Pontianak, Yusnaldi, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para peserta tidak terlepas dari proses pembinaan, latihan, serta persiapan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak tahapan seleksi hingga pembinaan di tingkat Kota Pontianak.

“Alhamdulillah, 19 kafilah Kota Pontianak berhasil masuk final. Ini tentu menjadi kabar yang membanggakan dan mudah-mudahan seluruh peserta dapat tampil maksimal pada babak final,” ujar Yusnaldi.

Pada cabang Tilawah, peserta Pontianak yang berhasil menembus babak final yakni Rayatul Husna kategori Anak-anak Putri, Muhammad Khairan A. Rahman kategori Anak-anak Putra, Malikah Khaira Khalogillah kategori Remaja Putri, Muhammad Raihan Jamil kategori Remaja Putra, Agustiani kategori Dewasa Putri, dan Dr. Anas Al Hifni kategori Dewasa Putra.

Kemudian, Siti Farhatun Nufus melaju di kategori Tilawah Netra Putri, Sa’dah pada Tilawah Usia Emas Putri, serta H. Ahmad Marhoto pada Tilawah Usia Emas Putra.

Pada cabang Qiraat, tiga kafilah Pontianak juga memastikan tiket final. Mereka adalah Akmal Fadillah pada Qiraat Murattal Remaja Putra, Ummi Khairiyah pada Qiraat Murattal Dewasa Putri, dan Hasnawi pada Qiraat Mujawwad Dewasa Putra.

Sementara pada cabang Hifzhil Qur’an, finalis Pontianak terdiri atas Nayla Zakiyatil Fikriyah pada Hifzhil Qur’an 1 Juz dan Tilawah Putri, Raya Salsabila pada Hifzhil Qur’an 5 Juz dan Tilawah Putri, serta Abang Nabil Putra Setiawan pada Hifzhil Qur’an 10 Juz Putra.

Pontianak juga menempatkan sejumlah peserta pada cabang Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKQ). Syaripuddin melaju pada kategori Naskah Putra, Shahnibul Fadhli pada kategori Dekorasi Putra, dan Dadang Indra Nurhadiansah pada kategori Kontemporer Putra.

Sementara itu, pada cabang Kaligrafi Digital Putri, Syarifah Nabila berhasil melaju ke babak final dan menjadi salah satu wakil Pontianak dalam cabang seni tulis Al-Qur’an berbasis teknologi digital.

Yusnaldi mengatakan, keberhasilan 19 kafilah menembus final menjadi penyemangat bagi peserta, pelatih, official, dan pendamping untuk menghadapi tahapan selanjutnya.

Ia meminta seluruh finalis menjaga kondisi fisik dan kesehatan serta tetap fokus dan tenang saat menghadapi babak final.

“Babak final tentu membutuhkan kesiapan mental dan fisik. Kami berharap peserta tetap tenang, menjaga kesehatan, dan menampilkan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Yusnaldi juga mengajak masyarakat Kota Pontianak memberikan doa dan dukungan kepada seluruh kafilah yang tengah berjuang di Kabupaten Kayong Utara.

“Mohon doa masyarakat Kota Pontianak. Semoga para finalis diberi kelancaran, kemudahan, dan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah juara yang diraih. Lebih dari itu, keikutsertaan dan capaian para peserta menjadi bagian dari proses berkelanjutan dalam membangun generasi Qur’ani di Kota Pontianak.

“Semoga capaian ini semakin menguatkan semangat kita dalam membumikan Al-Qur’an dan memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Kota Pontianak,” pungkasnya. (*Jaiyadi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *