LAMPUNG TIMUR, SINURBERITA.COM – Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, TNI-Polri, Balai Taman Nasional Way Kambas, serta masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi.
Selain membahas upaya pelestarian lingkungan, pertemuan itu juga menyoroti langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNWK.
Sejumlah isu strategis turut menjadi pembahasan, mulai dari penguatan pencegahan karhutla, mitigasi konflik manusia dengan gajah Sumatera, peningkatan sarana dan prasarana konservasi, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa penyangga kawasan taman nasional.
Bupati Ela mengatakan, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan sekaligus memastikan keberadaan TNWK memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, terdapat sekitar 25 desa penyangga dengan lebih dari 120 ribu jiwa yang bermukim di sekitar kawasan TNWK. Karena itu, konservasi tidak hanya harus berorientasi pada perlindungan hutan dan satwa, tetapi juga perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jaga hutannya, lindungi satwanya, sejahterakan masyarakatnya,” tegas Ela.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola kawasan konservasi, dan masyarakat dalam menjaga TN Way Kambas.
Menurut Ela, keberadaan TNWK merupakan aset penting bagi Lampung Timur yang harus dijaga bersama. Di sisi lain, masyarakat desa penyangga juga perlu mendapatkan manfaat sosial dan ekonomi dari keberadaan kawasan konservasi tersebut.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat perlindungan kawasan TNWK, menekan potensi karhutla dan konflik manusia dengan satwa, serta mendorong pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan. (*Imn)





















