PONTIANAK, SINURBERITA.COM – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi darurat asap di Kalimantan diwujudkan melalui gerakan “Insan Maritim Peduli: Gerakan Pembagian Masker dan Sembako Gratis” di Kota Pontianak.
Kegiatan yang digelar di Taman Alun Kapuas, Pontianak, Selasa (8/9/2026), tersebut melibatkan berbagai unsur kemaritiman, pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta sejumlah organisasi dan pihak terkait.
Mengusung tema “Kolaborasi Peduli, Lindungi Kalimantan dari Darurat Asap”, kegiatan difokuskan pada pemberian bantuan langsung kepada masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.
Sejumlah masyarakat, termasuk pengemudi ojek online (ojol) dan pengemudi oplet, menerima masker dan paket sembako secara gratis. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat sekaligus meringankan kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Karhutla Bakar 20.448 Hektare, KLH Segel 30 Badan Usaha di 7 Provinsi
Selain masker dan sembako, sebanyak 10.000 liter air bersih turut didistribusikan kepada masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi cuaca dan keterbatasan air di sejumlah wilayah Kota Pontianak.
Ketua DPW ALFI/ILFA Kalbar, Dharmayadi, S.H., mengatakan gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kami hari ini berbagi untuk masyarakat yang membutuhkan, salah satunya sopir ojol dan sopir oplet. Kami berkolaborasi bersama Pak Wali Kota dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak dengan membagikan paket sembako serta 10.000 liter air bersih untuk masyarakat Kota Pontianak,” ujar Dharmayadi.
Ia berharap kondisi cuaca segera membaik dan hujan turun sehingga dapat membantu mengurangi asap yang menyelimuti Kota Pontianak dan wilayah sekitarnya.
“Kami berharap dengan kondisi cuaca yang ada di Kota Pontianak, mudah-mudahan hujan segera turun sehingga dapat mengurangi asap. Kami juga pada sesi selanjutnya akan tetap membagikan air bersih,” katanya.
Dharmayadi juga mengapresiasi Pemerintah Kota Pontianak yang turut membantu pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
“Kami juga berterima kasih kepada Wali Kota yang sudah mendistribusikan airnya untuk masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Kabut Asap Masih Selimuti Pekanbaru, PM2.5 Capai 133 µg/m³
Kegiatan tersebut melibatkan Polresta Pontianak, Pemerintah Kota Pontianak, Pelindo, DPW ALFI/ILFA Kalbar, DPC INSA Pontianak, APBMI DPW Kalbar, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Kolaborasi lintas organisasi dan instansi dinilai penting dalam memberikan respons terhadap kondisi darurat asap. Bantuan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan bagi warga yang harus tetap bekerja di luar ruangan, sementara sembako dan air bersih diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Gerakan “Insan Maritim Peduli” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Para insan maritim berkomitmen melanjutkan aksi sosial dan memperkuat gotong royong untuk membantu masyarakat yang terdampak kondisi darurat asap.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran unsur kemaritiman dalam membangun kepedulian sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat Kalimantan. (*Jaiyadi)





















