PEKANBARU, SINURBERITA.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme pengemudi angkutan umum.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Diklat Pengemudi Angkutan Umum Tahun 2026 bertajuk “Drive Safe, Serve Better” yang digelar di Khas Hotel Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.30 WIB itu diikuti sejumlah pemangku kepentingan bidang transportasi dan angkutan umum. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan plakat kepada Ditlantas Polda Riau yang diterima Kompol Sukma Pranata, S.I.K., M.H., selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau yang mewakili Dirlantas Polda Riau.
Peserta mendapatkan materi mengenai kesadaran keselamatan berkendara yang disampaikan AKP Fajri Sentosa, S.H., M.H., selaku Ps. Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.
Materi menitikberatkan pada disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu dan peraturan, etika berkendara, pengendalian risiko, serta tanggung jawab pengemudi terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Keselamatan Bukan Sekadar Aturan
Mewakili Dirlantas Polda Riau, Kompol Sukma Pranata menegaskan pengemudi angkutan umum memiliki peran strategis dalam menciptakan keselamatan lalu lintas.
“Pengemudi angkutan umum tidak hanya bertugas mengantarkan penumpang dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jalan. Karena itu, profesionalisme, disiplin, etika dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus menjadi bagian dari karakter setiap pengemudi,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas berkendara, bukan sekadar kewajiban karena adanya aturan.
“Melalui semangat Drive Safe, Serve Better, kami ingin membangun kesadaran bahwa semakin aman cara kita berkendara, semakin baik pula pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Pengemudi yang profesional adalah pengemudi yang mampu memberikan pelayanan dengan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.

Jasa Raharja Dorong Peningkatan Kompetensi
Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Riau, Muh. Hidayat, S.E., mengatakan peningkatan kapasitas dan kesadaran pengemudi merupakan langkah penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan dimulai dari perilaku pengemudi. Ketika pengemudi memahami risiko, mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, maka potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan. Karena itu, edukasi dan peningkatan kompetensi seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan,” ungkapnya.
Muh. Hidayat juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman.
“Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Jasa Raharja, operator angkutan, Organda dan para pengemudi harus terus diperkuat,” katanya.
Dishub Riau Tekankan Profesionalisme dan Etika
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Andi Yanto mengatakan pengemudi angkutan umum merupakan bagian penting dalam pelayanan transportasi masyarakat.
Karena itu, pengemudi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis mengemudi, tetapi juga memahami etika pelayanan, disiplin berlalu lintas dan tanggung jawab terhadap keselamatan penumpang.
“Kami berharap melalui diklat ini semakin banyak pengemudi yang profesional, beretika dan berorientasi pada keselamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan keselamatan transportasi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak secara berkelanjutan.
“Tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Pemerintah, kepolisian, operator, pengemudi dan masyarakat harus bersama-sama membangun budaya keselamatan,” tambahnya.
Sinergi Tekan Risiko dan Fatalitas Kecelakaan
Diklat Pengemudi Angkutan Umum Tahun 2026 “Drive Safe, Serve Better” menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pengemudi sekaligus memperkuat budaya keselamatan di jalan raya.
Melalui kegiatan tersebut, para pengemudi diharapkan mampu menerapkan prinsip mengemudi secara aman, memberikan pelayanan terbaik dan menjalankan tanggung jawab dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Upaya ini juga diharapkan berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan transportasi umum di Provinsi Riau.
Kegiatan turut dihadiri Kepala BPTD Provinsi Riau Muttaqin, S.T., M.M.TR., Ketua DPD Organda Riau H. M. Nadir, S.H., Kepala BPJN Provinsi Riau Yohanes Tulak Todingrara, S.T., M.T., Branch Manager Jasa Raharja Putera Pekanbaru Kristiany Parura, S.T., M.M., M.H., serta Branch Manager PT Blue Bird Cabang Pekanbaru Chandra Noviandi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan transportasi umum yang aman, nyaman, profesional dan berkeselamatan. (*J2R)





















