PONTIANAK, SINURBERITA.COM – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Barat melakukan simulasi pemanfaatan teknologi Drone UAV VTOL untuk mendukung penanganan dan pengawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (20/8/2026).
Dalam simulasi tersebut, Drone UAV VTOL diuji untuk melakukan pemantauan wilayah dari udara, khususnya dalam mendeteksi serta mengawasi potensi titik api. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat membantu personel memperoleh gambaran situasi secara cepat, sekaligus menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.
Tak hanya untuk mendukung penanganan karhutla, Drone UAV VTOL juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai operasi kepolisian, termasuk kegiatan pengamanan serta pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR).
Sebanyak sembilan personel operator Drone UAV VTOL terlibat dalam simulasi tersebut. Kegiatan dipimpin oleh AKP Herry Wanson T. M., S.I.Kom.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas personel dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
“Penggunaan teknologi drone diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat respons dalam penanganan karhutla dan kegiatan kepolisian lainnya,” ujar Bambang.
Menurutnya, dukungan teknologi udara dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan personel, terutama ketika menghadapi wilayah yang luas dan memiliki tingkat kesulitan akses.
Melalui pengembangan dan pemanfaatan Drone UAV VTOL, Polda Kalbar terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla sekaligus memperkuat kemampuan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. (*Jaiyadi)





















