PONTIANAK, SINURBERITA.COM – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, secara resmi melepas Kontingen Kota Pontianak yang akan berlaga pada Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kota Singkawang.
Sebanyak 608 orang yang terdiri dari pegiat olahraga masyarakat, pelatih, dan ofisial akan mewakili Kota Pontianak dalam ajang olahraga rekreasi tingkat provinsi tersebut.
Dalam sambutannya, Bahasan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mampu mengharumkan nama Kota Pontianak melalui prestasi yang membanggakan. Ia menegaskan bahwa FORPROV bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga sarana untuk membangun budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan olahraga masyarakat dan olahraga tradisional.
“Olahraga masyarakat bukan hanya tentang mengejar medali atau menjadi yang tercepat. Lebih dari itu, FORPROV adalah panggung untuk menggelorakan semangat hidup sehat, membangun kebersamaan, dan melestarikan kekayaan budaya olahraga tradisional kita,” ujar Bahasan saat acara pelepasan kontingen.
Baca juga: PWMOI Riau Beberkan Catatan Kritis Pelaksanaan SPMB 2026
Ia berpesan kepada seluruh atlet dan peserta agar menjaga nama baik daerah dengan menjunjung tinggi sportivitas, integritas, serta mematuhi seluruh aturan pertandingan.
“Hormati lawan, patuhi aturan pertandingan, dan tunjukkan bahwa warga Pontianak adalah warga yang beradab dan berbudaya,” pesannya.
Selain itu, Bahasan menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta kekompakan selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, solidaritas dan dukungan antarpeserta menjadi salah satu kunci penting untuk meraih hasil terbaik.
“Kekompakan adalah kunci kekuatan sebuah tim. Saling mendukung dan menjaga semangat satu sama lain akan menjadi modal penting dalam menghadapi setiap pertandingan,” katanya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjadi duta Kota Pontianak selama berada di Singkawang dengan menunjukkan sikap ramah dan semangat positif yang menjadi ciri khas masyarakat Kota Khatulistiwa.
Bahasan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pontianak untuk terus mendukung pengembangan olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat, sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.
“Pemerintah Kota Pontianak bangga atas antusiasme dan kerja keras yang telah ditunjukkan para atlet selama masa persiapan. Semoga seluruh perjuangan yang dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik,” ungkapnya.
Baca juga: Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Bijih Timah Ilegal
Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Pontianak, Maira Setyawati, menyebut keikutsertaan dalam FORPROV II Kalbar merupakan amanah sekaligus kehormatan untuk membawa nama daerah di tingkat provinsi.
“Jumlah peserta kontingen Kota Pontianak yang mengikuti FORPROV II sebanyak 608 orang. Kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, dan ofisial yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.
Maira mengajak seluruh peserta untuk menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memanfaatkan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, hormati lawan maupun penyelenggara, serta jadikan setiap pengalaman sebagai proses pembelajaran yang berharga,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan ofisial yang telah mendampingi para peserta selama masa persiapan. Menurutnya, kerja sama yang terjalin menjadi modal penting untuk meraih hasil maksimal di FORPROV II.
Maira memastikan dukungan masyarakat Kota Pontianak akan terus mengalir kepada seluruh anggota kontingen yang berlaga. Ia berharap seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama mengikuti kompetisi.
“Kami semua yang berada di Kota Pontianak akan senantiasa memberikan doa dan dukungan. Semoga seluruh anggota kontingen mampu mengukir prestasi yang membanggakan bagi daerah,” pungkasnya.
Ajang FORPROV II Kalimantan Barat di Kota Singkawang diharapkan menjadi momentum bagi para pegiat olahraga masyarakat untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah di Kalimantan Barat. (*Jaiyadi)
Sumber: Prokopim Pontianak





















