PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Program pembagian seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendapat sambutan positif dari para orangtua siswa. Bantuan tiga setel seragam bagi siswa SD dan SMP negeri tersebut dinilai sangat meringankan beban ekonomi keluarga, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Sejumlah orangtua mengaku bersyukur karena akhirnya anak-anak mereka bisa mendapatkan seragam sekolah baru tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Bahkan, sebelumnya ada orangtua yang terpaksa menggunakan seragam bekas untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.
Salah seorang penerima bantuan, Hazniati, warga Jalan Nelayan, Kecamatan Rumbai, mengaku sangat bahagia menerima seragam sekolah gratis tersebut.
“Alhamdulillah senang sekali kami bisa menerima seragam sekolah gratis, bersyukur sekali kami. Apalagi kalau untuk membeli agak sulit,” ungkap Hazniati, Kamis (29/10/2026).
Ia menyebut bantuan tersebut merupakan pengalaman pertama keluarganya menerima seragam sekolah gratis. Menurutnya, program ini sangat membantu, terlebih dua anaknya yang duduk di bangku SD dan SMP sama-sama menjadi penerima bantuan.
Hazniati yang sehari-hari berjualan sarapan pagi mengungkapkan, kebutuhan membeli seragam sekolah untuk anak-anaknya bisa menghabiskan biaya hampir Rp2 juta.
“Kami terbantu sekali, anak kami dua kan yang menerima seragam sekolah gratis. Sehari-hari kami jualan sarapan pagi,” tuturnya.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan program seragam sekolah gratis tersebut merupakan upaya pemerintah menjawab keluhan masyarakat terkait tingginya biaya perlengkapan sekolah.
Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran lebih dari Rp12,4 miliar untuk merealisasikan program tersebut. Rinciannya, sekitar Rp5,6 miliar untuk seragam siswa SD dan Rp6,8 miliar untuk siswa SMP.
Adapun jumlah penerima bantuan terdiri dari 8.900 siswa SD dan 11.000 siswa SMP.
Agung memastikan program tersebut akan terus dilanjutkan setiap tahun agar semakin banyak orangtua yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
“Kami bakal anggarkan setiap tahun, kami memastikan bahwa program ini terus berlanjut untuk membantu orangtua siswa,” ujarnya. (*J2R)
Simak Berita dan Artikel lainnya di Google News dan WA Channel














