Panglima TNI Resmikan Gedung Centralized, 23 Prajurit Raih Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).

TIMIKA, SINURBERITA.COM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, keberanian, dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas negara. Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan peresmian Gedung Centralized di Batalyon Infanteri (Yonif) 754/ENK, Timika, Papua Tengah, Minggu (5/7/2026).

Peresmian Gedung Centralized dilakukan Panglima TNI bersama Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin. Fasilitas tersebut dibangun sebagai pusat komando dan administrasi terpadu untuk mendukung efektivitas pengendalian satuan sekaligus meningkatkan kesiapan operasional prajurit di wilayah Papua.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI menegaskan bahwa pemberian KPLB merupakan bentuk apresiasi negara kepada prajurit yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, keberanian, serta prestasi luar biasa dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Usai kegiatan di Yonif 754/ENK, Panglima TNI didampingi Wakil Panglima TNI dan Menteri Pertahanan melanjutkan kunjungan kerja ke Markas Komando Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III. Rombongan meninjau Gedung Mile 32 sekaligus mengevaluasi rencana pembangunan infrastruktur pertahanan lanjutan di wilayah timur Indonesia.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat sistem pertahanan nasional melalui modernisasi fasilitas, peningkatan kesiapan operasional satuan, serta pengembangan infrastruktur pendukung di Papua.

Kunjungan kerja ini juga mencerminkan sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam mempercepat pembangunan kekuatan pertahanan nasional. Penguatan fasilitas komando dan administrasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas prajurit sekaligus memperkokoh postur pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI. (*red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *