KAMPAR, SINURBERITA.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) mengajak ibu-ibu PKK Desa Limau Manis memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan.
Kegiatan penanaman TOGA dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, di halaman samping Kantor Kepala Desa Limau Manis, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KUKERTA membagikan sejumlah bibit tanaman yang mudah dibudidayakan di lingkungan rumah, di antaranya jahe, kunyit, serai, lengkuas, serta berbagai tanaman herbal lainnya.
Bibit tersebut diberikan agar ibu-ibu PKK dapat melanjutkan budidaya TOGA secara mandiri di pekarangan masing-masing. Dengan demikian, lahan kosong di sekitar rumah diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi area produktif yang memiliki nilai manfaat bagi keluarga.
Selain praktik menanam, mahasiswa KUKERTA juga memberikan edukasi mengenai manfaat tanaman obat keluarga, cara penanaman, teknik perawatan, serta pemanfaatannya secara tepat sebagai bagian dari pengobatan tradisional untuk keluhan ringan sehari-hari.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan dan lingkungan. Penanaman TOGA bersama juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan antaranggota PKK Desa Limau Manis.
Para ibu PKK tampak aktif mengikuti kegiatan dengan bergotong royong menanam bibit. Suasana kebersamaan terlihat ketika mereka berdiskusi dan berbincang selama proses penanaman berlangsung.
Mahasiswa KUKERTA berharap program tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Limau Manis. Selain mendorong pemanfaatan pekarangan rumah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan desa.
Melalui program penanaman TOGA ini, mahasiswa KUKERTA juga berharap ibu-ibu PKK dapat terus mengembangkan budidaya tanaman herbal secara mandiri sehingga tercipta lingkungan rumah yang lebih hijau, produktif, dan bermanfaat bagi keluarga.
Untuk diketahui bersama, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau, yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh 10 mahasiswa/i, yaitu Muhammad Rafael Marma, Duwi Ayu Sabila, Cindy Dwi Rindu, Rina Nadilla, Fitera Bebi, Rafi Dwi Septian, Zifa Fadillah, Muhammad Fadil, Adek Ilham, dan Rahdyatul Hasanah Erman. (*J2R)





















