52 Jembatan Garuda Rampung, Akses 155 Desa di Riau dan Kepri Makin Terbuka

Pengguntingan pita peresmian Jembatan Garuda.

PEKANBARU, SINURBERITA.COM — Sebanyak 52 Jembatan Garuda yang dibangun di wilayah kerja Kodam XIX/Tuanku Tambusai telah rampung dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Keberadaan infrastruktur tersebut memperkuat konektivitas 155 desa dan kelurahan serta memberikan dampak kepada sekitar 119.592 jiwa.

Peresmian salah satu Jembatan Garuda berlangsung di Jembatan Garuda Armco, Jalan Fajar/Gang Poncosari, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Kamis (13/8/2026).

Peresmian itu merupakan bagian dari launching ribuan jembatan dan titik sumber air bersih yang dilakukan secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan secara virtual 3.395 titik jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 titik sumber air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkot Pontianak Tetap Salurkan Bantuan Rp600 Ribu untuk 273 Keluarga

Presiden menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah terpencil dan sulit mengakses fasilitas dasar.

“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil, rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” ujar Prabowo.

Di lokasi kegiatan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo mengatakan pembangunan Jembatan Garuda tidak sekadar menghubungkan dua wilayah yang dipisahkan sungai atau medan sulit, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan aktivitas ekonomi.

“Pembangunan jembatan pada hakikatnya adalah pembangunan konektivitas. Yang kita hubungkan bukan hanya dua sisi sungai, tetapi juga masyarakat dengan pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintah, pasar, kesempatan ekonomi, serta harapan untuk kehidupan yang lebih baik,” kata Agus.

52 Jembatan Rampung

Dari total 118 titik Jembatan Garuda yang ditargetkan dibangun di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, sebanyak 52 titik telah selesai. Sementara itu, 66 titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan progres rata-rata di atas 50 persen.

Pembangunan tersebut terdiri atas 23 jembatan perintis, 16 jembatan Armco, dan 79 jembatan beton.

Jembatan yang telah selesai dibangun memberikan dampak terhadap sekitar 155 desa dan kelurahan. Selain itu, akses menuju 138 sekolah, 53 fasilitas kesehatan, serta 33 fasilitas ekonomi kini semakin terbuka.

Baca juga: Pengedar Sabu di Pandan Diciduk Polisi, 1,14 Gram Sabu Disita

Dari sisi mobilitas, keberadaan jembatan tersebut juga memangkas waktu tempuh masyarakat rata-rata 50 hingga 60 menit.

Perbaikan akses itu turut mendukung kelancaran pelayanan kesehatan, aktivitas pendidikan, distribusi logistik, serta mobilitas hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan menuju pusat-pusat pemasaran.

Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses diharapkan dapat memperoleh pelayanan publik dan peluang ekonomi secara lebih mudah.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis, pemotongan pita, foto bersama, serta sesi doorstop dengan awak media.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan kegiatan ekonomi. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *