PURWAKARTA, SINURBERITA.COM – Bupati Saepul Bahri Binzein, bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purwakarta memimpin langsung kegiatan “Ngosrek Harmoni dan Touring” lintas iman di sejumlah rumah ibadah, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung Baing Yusuf itu menjadi simbol gerakan bersama lintas agama yang memadukan aksi kebersihan lingkungan, kebersamaan, dan penguatan harmoni antarumat beragama di Kabupaten Purwakarta.
Turut terlibat dalam kegiatan tersebut para penyuluh agama, tokoh lintas iman, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Rute touring dimulai dari Masjid Agung Baing Yusuf dan dilanjutkan ke sejumlah gereja hingga rumah ibadah lainnya di wilayah Bungursari.
Baca juga: Krisis Energi Global Diprediksi hingga 2027, DEN Imbau Warga Hemat BBM
Om Zein menegaskan bahwa program “ngosrek” bukan hanya agenda Pemerintah Daerah, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk FKUB dan lintas agama.
“Dimulai dari masjid terus kita ke gereja-gereja untuk monitoring ngosrek, jadi kelihatan Purwakarta mulai bersih,” ujarnya.
Menurutnya, budaya menjaga kebersihan kini mulai diterapkan di berbagai sektor, mulai dari kantor pemerintahan, swasta hingga pusat pertokoan.
Dalam kesempatan itu, Om Zein juga kembali mengingatkan program “Rabu Ngumum” bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purwakarta. Ia meminta ASN menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu dan tidak memakai kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas, kecuali untuk kebutuhan pelayanan masyarakat.
Baca juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Uang Pengganti Rp5,6 Triliun
Sementara itu, Ketua FKUB Purwakarta KH. Jhon Dien menilai kegiatan ngosrek menjadi bentuk nyata penerapan nilai kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebersihan sebagian dari iman. Harus diterapkan mulai dari lingkungan keluarga, RT, RW hingga seluruh kota Purwakarta,” katanya.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Ohan Burhan mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Harmoni dalam Kebersamaan, Bersih Tempat Ibadahnya, Rukun Umatnya”.
Ia menyebut kegiatan ngosrek lintas iman kali ini merupakan yang kedua kalinya digelar Kemenag Purwakarta setelah sebelumnya dilaksanakan di wilayah perkotaan.
“Kami akan melakukan kegiatan ngosrek di tempat ibadah Muslim, Kristen, Hindu dan Budha. Ini menjadi nilai kebersamaan untuk merajut keharmonisan di Kabupaten Purwakarta,” ujarnya.
Selain aksi bersih-bersih rumah ibadah, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di sejumlah lokasi ibadah sebagai bagian dari gerakan ekologi untuk menciptakan suasana sejuk dan nyaman di lingkungan tempat ibadah. (*red/Dayat)




















