PURWAKARTA, SINURBERITA.COM – Kabupaten Purwakarta menjadi tuan rumah Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Kompetisi sepak bola antarpelajar SMP tersebut resmi dibuka di Stadion Purnawarman Purwakarta, Rabu (2/9/2026).
GSI Jabar 2026 diikuti kontingen pelajar SMP dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Kompetisi berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 September 2026.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein hadir dalam pembukaan sekaligus menyambut para peserta yang akan berlaga dalam ajang tersebut.
Pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni siswa-siswi SMP Kabupaten Purwakarta. Masing-masing kontingen juga mengikuti defile sebelum rangkaian pertandingan dimulai.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat beserta jajaran, Kapolres Purwakarta, Kepala BBPMP Jawa Barat, kepala perangkat daerah Kabupaten Purwakarta, kepala dinas pendidikan se-Jawa Barat, jajaran KONI, Asprov PSSI Jawa Barat, Askab PSSI Jawa Barat serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Om Zein mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Purwakarta sebagai tuan rumah GSI Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Purwakarta dipercaya menjadi tuan rumah GSI Tingkat Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman yang positif bagi para peserta,” ujar Om Zein.
Baca juga: Kadar Garam Air Tembus 1.129 mg/L, Wali Kota Pontianak Andalkan Teknologi RO
Ia meminta seluruh peserta bertanding secara maksimal dengan tetap mengedepankan sportivitas. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah kompetisi.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas dan tetap menjaga persaudaraan. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi sikap dan karakter harus tetap dijaga,” katanya.
Om Zein juga berharap GSI menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Jawa Barat. Kompetisi tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki.
Ia optimistis dari kompetisi tersebut akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional.
“Mudah-mudahan dari kompetisi ini muncul pemain-pemain muda berbakat. Kami tentu berharap ada putra-putri Purwakarta yang nantinya mampu membawa nama daerah, Jawa Barat, bahkan Indonesia,” ujar Om Zein.
GSI Jabar 2026 diharapkan tidak sekadar menghasilkan juara, tetapi juga memberikan pengalaman kompetitif bagi para pelajar serta memperkuat pembinaan atlet sepak bola sejak usia sekolah.
Selama pelaksanaan hingga 6 September mendatang, Stadion Purnawarman Purwakarta menjadi arena bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperjuangkan prestasi bagi daerah masing-masing. (*Dayat)





















