JAKARTA, SINURBERITA.COM — TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) menggelar Seminar Hukum dan Kesehatan sebagai bagian dari rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 September 2026 tersebut digelar di Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Seminar menjadi forum pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara TNI AL dan US Navy, khususnya terkait dukungan kesehatan dan pelayanan medis dalam menunjang pelaksanaan operasi.
Dalam rangkaian Medical Subject Matter Expert Exchange (SMEE) TNI AL–US Navy, para peserta membahas sejumlah materi yang berkaitan dengan kemampuan pelayanan kesehatan dalam situasi operasi dan kondisi darurat.
Baca juga: 13 Prajurit Elite TNI dan US Army Terjun dari CN-235, Jalankan Misi Sabotase di SGS 2026
Materi yang dibahas meliputi Tactical Combat Casualty Care (TCCC), Damage Control Surgery (DCS), Damage Control Resuscitation (DCR), Prolonged Maritime and Field Care, Casualty Evacuation, hingga Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).
Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel dalam memberikan dukungan medis, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat di medan operasi maupun dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Selain memperkuat aspek kesehatan militer, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan interoperabilitas serta mempererat kerja sama antara personel TNI AL dan US Navy.
Pelaksanaan Seminar Hukum dan Kesehatan sekaligus menunjukkan komitmen TNI dalam membangun diplomasi pertahanan melalui kerja sama militer dengan negara mitra.
Melalui pertukaran keahlian dan pengalaman tersebut, kerja sama TNI AL dan US Navy diharapkan semakin memperkuat kesiapan kedua institusi dalam menghadapi berbagai tantangan operasi, termasuk dukungan medis serta misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. (*J2R)





















