BANDUNG, SINURBERITA.COM – Perayaan pawai juara Persib Bandung di Kota Bandung, Jawa Barat, diwarnai sejumlah insiden tragis. Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat penusukan, sementara 122 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas selama konvoi berlangsung. Minggu (24/5/2026).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan rangkaian kejadian tersebut terjadi sejak Sabtu (23/5/2026) hingga Minggu saat ribuan Bobotoh memadati sejumlah ruas jalan di Kota Bandung untuk merayakan gelar juara Persib.
“Tercatat ada 122 korban kecelakaan lalu lintas dan dua korban tindakan kekerasan. Salah satu korban kekerasan meninggal dunia akibat luka tusukan,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung.
Korban meninggal diketahui merupakan pria berusia 21 tahun asal Cibiru yang mengalami luka tusuk. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian tersebut. Pemerintah Kota Bandung juga belum dapat memastikan apakah korban merupakan bagian dari Bobotoh atau bukan.
Selain korban tewas, satu korban kekerasan lainnya asal Cisaranten Kidul dilaporkan selamat dan tengah menjalani penanganan medis. Polisi saat ini masih melakukan identifikasi terhadap pelaku dalam kasus tersebut.
Berdasarkan data Pemkot Bandung, dari total 122 korban kecelakaan lalu lintas, sebanyak 70 orang berasal dari Kota Bandung dan 52 lainnya dari luar daerah. Sebanyak 39 korban dirujuk ke rumah sakit, sedangkan 26 orang harus menjalani perawatan inap.
Di tengah kemeriahan pawai, sejumlah insiden lain juga terjadi. Bek Persib, Frans Putros, dilaporkan kehilangan telepon genggam saat mengikuti konvoi juara bersama para pemain Persib. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial.
Sebelumnya, ribuan Bobotoh memadati kawasan Gedung Sate, Jalan Asia Afrika, hingga Alun-Alun Bandung sejak pagi hari untuk merayakan keberhasilan Persib meraih gelar juara musim 2025/2026. Kepadatan massa menyebabkan sejumlah suporter mengalami kelelahan dan harus mendapatkan perawatan medis di lokasi. (*Fajar)





















1 Komentar