PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Kota Pekanbaru semakin menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu tujuan wisata di Provinsi Riau. Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di kota ini mencapai 836.827 orang, didominasi wisatawan nusantara.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 836.593 wisatawan domestik dan 234 wisatawan mancanegara berkunjung ke Pekanbaru selama empat bulan pertama tahun ini. Angka tersebut menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat untuk menikmati beragam destinasi wisata yang tersedia di ibu kota Provinsi Riau.
Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, mengatakan tren kunjungan wisatawan menunjukkan perkembangan positif sejak awal tahun.
“Pada Januari 2026 tercatat 242.859 kunjungan wisatawan nusantara dan 74 wisatawan mancanegara. Sementara pada Februari terdapat 196.324 kunjungan wisatawan nusantara dan 100 wisatawan mancanegara,” ujar Akmal, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Setahun Memimpin, Agung-Markarius Wujudkan Perubahan Besar untuk Kota Pekanbaru
Beragam destinasi wisata menjadi daya tarik utama Kota Pekanbaru. Untuk wisata alam, pengunjung dapat menikmati keindahan Agrowisata Rumbai, Danau Buatan, Danau Wisata Bandar Khayangan, serta Taman Wisata Alam Mayang.
Sementara itu, destinasi wisata keluarga seperti Asia Farm, Asia Heritage, Kampoeng Rabbit, D’Keboen Park, dan D’Pidau Park juga menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Di sektor wisata sejarah dan budaya, kawasan Kampung Bandar Senapelan, Rumah Singgah Tuan Kadi, Pasar Bawah, dan Museum Sang Nila Utama tetap menjadi tujuan wisata yang diminati karena menyimpan nilai sejarah perkembangan Kota Pekanbaru.
Tak kalah menarik, wisata religi juga menjadi magnet bagi wisatawan. Masjid Agung An-Nur, Masjid Raya Senapelan, dan Masjid Raya Arrahman menjadi destinasi yang banyak dikunjungi karena memiliki nilai historis sekaligus arsitektur yang khas.
Baca juga: Purbaya Bantah Isu Mundur dari Kursi Menteri Keuangan
Menurut Akmal, Pemerintah Kota Pekanbaru terus melakukan berbagai langkah untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Selain menggelar berbagai agenda dan event, pemerintah juga melakukan perawatan cagar budaya serta pengembangan pusat kuliner dan suvenir khas daerah yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pekanbaru, seperti menggelar berbagai event, perawatan cagar budaya, maupun membangun pusat kuliner atau suvenir khas Pekanbaru yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM,” katanya.
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pekanbaru. Dengan beragam pilihan destinasi yang mudah dijangkau, kota ini perlahan bertransformasi dari sekadar kota persinggahan menjadi destinasi wisata perkotaan yang menawarkan pengalaman alam, budaya, sejarah, religi, dan kuliner dalam satu kawasan. (*red)





















