BANGKA, SINURBERITA.COM – Kualitas bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bukit Layang, Kabupaten Bangka, menjadi sorotan warga. Pasalnya, gedung yang baru beberapa bulan selesai dibangun itu dilaporkan telah mengalami keretakan pada sejumlah bagian bangunan.
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan bagian dari program pemerintah yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui koperasi.
Namun, kondisi bangunan KDMP di Desa Bukit Layang menuai perhatian. Berdasarkan pantauan dan keterangan warga, bangunan yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut disebut telah mengalami keretakan pada bagian selasar dan dinding di beberapa titik, meski baru beberapa bulan rampung.
Baca juga: Proyek Gedung Universitas Andalas Terindikasi Rugikan Negara Rp3,76 Miliar
Selain itu, hingga kini gedung tersebut juga disebut belum pernah difungsikan atau dimanfaatkan untuk kegiatan koperasi.
Salah seorang warga Desa Bukit Layang, Amat, mengaku menyayangkan kondisi bangunan yang dinilainya belum lama selesai dikerjakan tetapi sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
“Sangat disayangkan, bangunan semewah ini sudah ada yang retak. Pengecatannya juga terkesan kurang rapi,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, warga tidak mengetahui secara pasti pihak pelaksana pembangunan gedung tersebut. Ia menyarankan agar pertanyaan mengenai proyek tersebut disampaikan langsung kepada pemerintah desa.
Sementara itu, Kepala Desa Bukit Layang, Surono, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu (26/7/2026) terkait kondisi bangunan tersebut, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (*Hry)





















