Hormati Sejarah Melayu, Gerbang Tol Pekanbaru Diusulkan Pakai Nama Sultan Muhammad Ali

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan hal itu saat meninjau pembangunan Jalan Kabun di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Senin (2/11/2026).

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) atas usulan penamaan gerbang tol penghubung Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang menggunakan nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah.

Usulan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan hal itu saat meninjau pembangunan Jalan Kabun di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Senin (2/11/2026).

Menurut Agung, penggunaan nama tokoh pendiri Pekanbaru pada salah satu infrastruktur strategis tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah kota.

Ia berharap penamaan itu dapat menjadi warisan atau legacy bagi generasi mendatang agar tidak melupakan sosok yang berjasa dalam perjalanan sejarah Pekanbaru.

“Sehingga, generasi mendatang tetap mengenal sosok yang memiliki peran penting dalam berdirinya Pekanbaru,” ujar Agung.

Baca juga: BNPB Terbitkan 8 Langkah Siaga Musim Hujan 2026/2027

Gagasan penamaan gerbang tol tersebut sebelumnya telah disampaikan Agung pada April 2026. Usulan itu juga mendapat dukungan dari kalangan lembaga adat yang menilai pengabadian nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah penting untuk memperkuat identitas sejarah dan budaya Melayu di Pekanbaru.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Seksi 2.7 Ruas Kota Pekanbaru pada Kementerian PU, Eva Monalisa Tambunan, sebelumnya menjelaskan bahwa jalan tol dalam Kota Pekanbaru memiliki panjang sekitar 13,5 kilometer.

Penjelasan tersebut disampaikan Eva seusai Rapat Penyelesaian Ancaman Gangguan Hambatan dan Tantangan (AGHT) Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera pada Ruas Pekanbaru-Rengat, khususnya Seksi Lingkar Pekanbaru, di Hotel Premiere, Selasa (14/4/2026).

Jalur tersebut menghubungkan ruas Tol Pekanbaru-Dumai dengan ruas Tol Pekanbaru-Kampar.

Pemko Pekanbaru berharap penamaan gerbang tol ini tidak hanya menjadi identitas sebuah infrastruktur, tetapi juga sarana mengenalkan sejarah daerah kepada masyarakat luas.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur modern di Pekanbaru diharapkan tetap berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah dan budaya Melayu serta penghargaan terhadap tokoh-tokoh pendiri kota. (*J2R)

Simak Berita dan Artikel lainnya di Google News dan WA Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *