SIANTAR, SINURBERITA.COM – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengajak kader Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menjadi pelopor perubahan dan berperan aktif dalam pembangunan di tengah masyarakat.
Menurut Surya, generasi muda memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan daerah melalui semangat, kreativitas, keberanian, serta gagasan-gagasan inovatif.
Ajakan tersebut disampaikan Surya saat menghadiri Apel Kebangsaan GAMKI Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan bertema “Pulihkanlah Bangsa Kami” itu diikuti kader GAMKI dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
“Saya berharap kader GAMKI tidak hanya menjadi generasi yang pandai berbicara, tetapi juga generasi yang mampu bekerja dan memberikan solusi. Jadilah bagian dari perubahan,” tegas Surya.
Ia berharap GAMKI terus menjadi organisasi kepemudaan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, melahirkan gagasan konstruktif, serta mendukung berbagai program pembangunan.
Surya menegaskan, kontribusi pemuda tidak harus selalu dimulai dari kegiatan besar. Kepedulian terhadap sesama, perhatian terhadap persoalan sosial, dukungan terhadap pendidikan, hingga keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada bangsa.
“Pemprov Sumut membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kepemudaan, termasuk GAMKI,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengatakan, Apel Kebangsaan GAMKI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, dan semangat cinta tanah air.

Ia menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, generasi muda tidak cukup hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga harus tampil sebagai pelaku perubahan yang mampu menghadirkan kreativitas, inovasi, dan solusi atas berbagai tantangan zaman.
Wesly juga berharap kader GAMKI senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menjaga toleransi, menghargai perbedaan, serta berperan aktif dalam pembangunan.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Marthin Philip Sinurat menegaskan bahwa Apel Kebangsaan tersebut menjadi wujud kesiapan GAMKI, khususnya di Sumatera Utara, dalam menjaga keutuhan Indonesia, Sumatera Utara, dan Kota Pematangsiantar.
Namun, menurutnya, komitmen tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kesiapan menjaga bangsa harus diwujudkan melalui karya, tindakan, dan aksi nyata di tengah masyarakat.
“Kesiapan ini jangan hanya sekarang. Tapi bagaimana ke depan dapat ditunjukkan lewat karya, tindakan, aksi-aksi nyata yang kita lakukan di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga: Kabar Baik! Tunggakan dan Denda Pajak Kendaraan di Sumut Dihapus Mulai 2 November
Ketua DPD GAMKI Sumatera Utara Swangro Lumbanbatu turut mengingatkan bahwa GAMKI merupakan organisasi milik bersama yang harus menjadi wadah positif bagi seluruh pemuda gereja.
Ia berpesan agar setiap kader mampu menjaga sikap dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial.
“Kepada seluruh rekan-rekan GAMKI, kita jangan jadi batu sandungan di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.
Melalui Apel Kebangsaan tersebut, GAMKI diharapkan tidak hanya memperkuat semangat nasionalisme, tetapi juga membuktikan komitmen kebangsaan melalui kerja nyata, kepedulian sosial, dan kontribusi bagi pembangunan daerah. (*Ery)
Simak Berita dan Artikel lainnya di Google News dan WA Channel














