
MAGELANG, SINURBERITA.COM
Danmentar Akademi Militer Brigjen TNI Dwi Sasongko, SE., MH., menerima Brigjen TNI Kristomei Sianturi yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Mentar Akademi Militer.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Dwi Sasongko menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel Mentar serta para Taruna yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya.
Baca juga : Diduga Akibat Lalai, Website Rudenim Pekanbaru Promosikan Judi Online
Beliau juga meminta doa restu kepada semua pihak karena sebentar lagi beliau akan menempati posisi baru sebagai Wakil Asisten Latihan Kepala Staf Angkatan Darat (Waaslat Kasad) di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta.
Brigjen TNI Dwi Sasongko menegaskan bahwa dukungan dari seluruh jajaran Mentar dan para Taruna merupakan salah satu faktor utama keberhasilannya dalam menjalankan tugas sebagai Danmentar Akademi Militer. Beliau berharap, Brigjen TNI Kristomei Sianturi akan melanjutkan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai selama ini.

Sementara itu, Brigjen TNI Kristomei Sianturi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah baru sebagai Danmentar Akademi Militer. Beliau akan melanjutkan tradisi dan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh pendahulunya, serta membawa inovasi demi kemajuan para Taruna Akademi Militer.
Baca juga : Brigjen Kristomei Sianturi: Penerangan TNI AD di Garis Depan Era Digital
Acara penerimaan Danmentar Akademi Militer yang baru menjadi momen penting dalam keberlangsungan kepemimpinan di Akademi Militer, sehingga dapat terus memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak perwira-perwira TNI yang tangguh dan berkualitas. (*J2R/Penakmil)
- Pontianak Canangkan “Revolusi Sanitasi”, Proyek SPALD-T Dikebut hingga 2030
- Kodam Tuanku Tambusai Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Lomba Pencak Silat Militer
- Kejati Kalbar Sembelih 9 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat
- Dalam 17 Hari, Polres Sibolga Ringkus 10 Tersangka Narkoba
- Pekanbaru Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November





















