Lepas 66 Sarjana STAI Bahriatul Ulum, Wabup Tapteng Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan

Wabup Tapteng Mahmud Efendi hadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XIII STAI Bahriatul Ulum.

TAPTENG, SINURBERITA.COM – Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bahriatul Ulum KH. Zainul Arifin Pandan Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Pia Pandan, Sabtu (6/6/2026).

Mengusung tema “Mencetak Lulusan Berilmu, Berakhlak Mulia, dan Berdaya Saing untuk Umat dan Bangsa”, prosesi wisuda berlangsung khidmat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Asrul Lumbantobing, doa yang dipimpin Ahmad Putra Tanjung, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bahriatul Ulum.

Dalam kesempatan tersebut, Mahmud Efendi mengajak para lulusan untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi mereka.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat, bangsa, dan agama. Gelar akademik yang diperoleh hari ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara intelektual tetapi juga secara moral dan spiritual,” ujarnya.

Baca juga: 11 Jurnalis Lolos Seleksi KPID Riau, Siap Bersaing Menuju Kursi Komisioner

Ia menegaskan, lembaga pendidikan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, para lulusan harus mampu menjadi agent of change yang membawa kemaslahatan bagi lingkungan sekitar, sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya memberi manfaat kepada sesama.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berkomitmen mendukung pembangunan SDM yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. Kami berharap para lulusan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pendidikan, dakwah, kegiatan sosial, kewirausahaan, maupun bidang lainnya,” katanya.

Selain itu, Mahmud Efendi juga mengingatkan para wisudawan agar senantiasa berbakti kepada orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.

Baca juga: Ajukan Justice Collaborator, Sony Sonjaya Klaim Kantongi 26 Nama dalam Skandal Korupsi MBG

Sementara itu, Ketua STAI Bahriatul Ulum KH. Zainul Arifin Pandan, Indri Harmaili Lubis, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Tapanuli Tengah dalam acara wisuda tersebut.

Ia menyebut momen wisuda sebagai puncak rasa syukur atas proses pendidikan yang telah ditempuh para mahasiswa selama menempuh studi di kampus tersebut.

“Hari ini merupakan momen bersejarah dan puncak kesyukuran atas proses panjang yang telah dilalui. Bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, wisuda ini menjadi wujud nyata sinergi dalam pengembangan perguruan tinggi di daerah,” ungkapnya.

Pada wisuda tahun ini, STAI Bahriatul Ulum KH. Zainul Arifin Pandan mewisuda sebanyak 66 sarjana yang berasal dari dua program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 44 lulusan dan Perbankan Syariah sebanyak 22 lulusan.

Acara turut dihadiri unsur Forkopimda Tapanuli Tengah, perwakilan Korem 023/Kawal Samudera, Sekretaris Kopertais Wilayah XI Sumatera Utara, pimpinan yayasan dan sejumlah perguruan tinggi di Sibolga-Tapanuli Tengah, para dosen, serta orang tua wisudawan dan wisudawati. (*Ast)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *