BANDUNG, SINURBERITA.COM — Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di kompleks Seskoad, Jalan Gatot Subroto No. 96, Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Mohamad Tonny Harjono.
Peresmian renovasi museum dan perpustakaan tersebut menegaskan posisi Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis TNI AD yang telah melahirkan banyak pemimpin nasional maupun tokoh militer berpengaruh di tingkat internasional.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo secara langsung meresmikan fasilitas pendidikan tersebut.
Baca juga: TNI Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Distrik Awimbon
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad),” ujar Presiden.
Seskoad tercatat memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemimpin bangsa. Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto merupakan alumni lembaga tersebut. Selain itu, alumni Seskoad yang pernah menjabat Wakil Presiden RI yakni Umar Wirahadikusumah, Sudharmono, dan Try Sutrisno.
Tak hanya berkontribusi di tingkat nasional, Seskoad juga memiliki reputasi internasional. Empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura tercatat pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut, yakni Neo Kian Hong, Melvyn Ong Su Kiat, David Neo Chin Wee, dan Cai Dexian.
Selain museum, perpustakaan Seskoad memiliki sekitar 42 ribu koleksi buku dan setiap tahun menjadi tempat pendidikan bagi sekitar 500 siswa, termasuk 30 siswa mancanegara. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memperkuat kualitas pendidikan, literasi strategis, serta pengembangan kepemimpinan prajurit TNI dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas 2045. (*J2R)




















