Robi Junipa dan Muttaqin Jalani Ujian Akhir Calon Dirut BSP

JAKARTA, SINURBERITA.COM — Proses seleksi calon Direktur Utama PT Bumi Siak Pusako memasuki babak akhir. Bupati Afni Zulkifli memimpin langsung wawancara final terhadap dua kandidat tersisa untuk memimpin salah satu BUMD strategis di Provinsi Riau tersebut.

Tahapan akhir seleksi digelar di Gedung Wisma Mulia, Jakarta, Senin (18/5), dengan melibatkan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto. Sebelumnya, proses seleksi juga melibatkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Evenri Sihombing.

Dua kandidat yang mengikuti wawancara final yakni Robi Junipa dan Muttaqin. Keduanya berhasil lolos setelah menyisihkan delapan pelamar lainnya dalam rangkaian seleksi calon pimpinan BSP.

“Mohon doanya, semoga semuanya lancar,” ujar keduanya singkat sebelum memasuki ruang wawancara.

Baca juga: Pemkab Siak Salurkan 49.360 Seragam Gratis untuk Siswa SD dan SMP

Dalam tahapan tersebut, kedua kandidat diuji terkait strategi peningkatan produksi migas, efisiensi operasional, optimalisasi lifting, hingga kontribusi BSP terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketahanan energi nasional.

Afni menegaskan keterlibatan SKK Migas dan BPKP dilakukan guna memastikan proses seleksi berjalan profesional, objektif, dan transparan.

“Ini bukan sekadar wawancara biasa. Ini pertama kali kita lakukan dalam pemilihan calon Dirut BSP dengan melibatkan pihak profesional dan para pihak yang memang kompeten di bidangnya. Meskipun keputusan akhir berada di tangan Bupati Siak, kami ingin mendapatkan masukan dari Kepala SKK Migas agar proses ini berjalan fair dan menghasilkan calon Dirut yang siap menghadapi tantangan BSP saat ini,” kata Afni usai wawancara.

Menurutnya, proses seleksi tidak hanya mencari figur yang memahami dinamika daerah, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan visi bisnis yang selaras dengan regulasi sektor hulu migas nasional.

Pada tahapan sebelumnya di Pekanbaru, kedua kandidat juga menjalani uji terkait implementasi Good Corporate Governance (GCG), efisiensi struktur perusahaan, hingga langkah reorganisasi tubuh BSP yang dinilai memerlukan pembenahan.

“Hari ini kami ingin mengetahui seberapa jelas visi, misi, dan keberanian mereka melakukan reorganisasi di tubuh BSP. Kami sengaja melibatkan BPKP supaya proses ini transparan dan menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Berdasarkan hasil asesmen PPM Manajemen, kedua kandidat dinilai memiliki komitmen terhadap pengembangan BSP ke depan.

Baca juga: PT Musim Mas Jadi Tersangka Korporasi, Polda Riau Bongkar Dugaan Perusakan Hutan Rp187,8 Miliar

Robi Junipa diketahui memiliki latar belakang geofisika dan pengalaman panjang di lingkungan Pertamina. Sementara Muttaqin saat ini memimpin PT BSP Zapin, anak perusahaan BSP.

Hasil wawancara final tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan utama bagi Bupati Siak sebelum menetapkan direktur utama baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Proses seleksi ini dinilai menjadi salah satu mekanisme pemilihan pimpinan BUMD paling terbuka dan profesional di lingkungan pemerintah daerah karena melibatkan lembaga teknis serta pengawasan yang berkompeten di bidangnya. (*Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *