Tengku Azwendi: Bagi Saya, Wartawan Bukan Sekadar Mitra, tetapi Saudara

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri (tengah).

PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menegaskan kedekatannya dengan insan pers tidak sebatas hubungan profesional sebagai mitra kerja. Ia menyebut wartawan sebagai bagian dari keluarga yang harus saling mendukung dan menguatkan.

Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada National Open Biliar PWI Pekanbaru 2026 Piala Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, yang berlangsung di Golden Break Pekanbaru, Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026.

“Bagi saya, wartawan bukan mitra, tapi saudara,” kata Azwendi.

Menurutnya, kehadiran wartawan dari berbagai daerah di Indonesia dalam ajang tersebut tidak semata-mata untuk berkompetisi memperebutkan gelar juara. Pertemuan itu dinilai menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun persaudaraan lintas daerah.

Azwendi secara khusus mengapresiasi peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk Papua, Pulau Jawa, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan sejumlah daerah lainnya.

Baca juga: Bapenda Pekanbaru Sampaikan SPPT PBB-P2, Wajib Pajak Diminta Bayar Tepat Waktu

Ia menilai perjalanan panjang yang ditempuh para peserta menunjukkan adanya semangat persaudaraan yang kuat.

“Kalau dibandingkan dengan kehadiran mereka, tentu tidak sebanding dengan mahalnya perjalanan yang harus ditempuh. Tapi mereka datang karena rasa. Rasa persaudaraan. Dan menurut saya, persaudaraan itu mahal dan sangat berharga,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, hubungan dengan insan pers tidak ingin dibatasi hanya pada kepentingan pemberitaan atau hubungan antara wakil rakyat dengan media.

“Karena itu saya katakan sekali lagi, bagi saya wartawan bukan sekadar mitra maupun teman. Wartawan adalah saudara. Kita saling mendukung dan saling menguatkan untuk sesuatu yang terbaik,” tegasnya.

Ia menyebut semangat tersebut sejalan dengan tema yang diusung PWI Pekanbaru dalam kegiatan tersebut, yakni “Dari Pekanbaru untuk Nusantara, Satu Meja Seribu Saudara.”

Azwendi berharap National Open Biliar PWI Pekanbaru tidak berhenti sebagai kompetisi olahraga. Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang untuk memperluas jejaring, memperkuat silaturahmi serta membangun hubungan yang positif antarinsan pers dari berbagai daerah.

“Selamat kepada para pemenang. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan. Jangan hanya mengejar prestasi, tetapi jadikan juga sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat persaudaraan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Pekanbaru, Andre Zaky, menyampaikan apresiasi kepada Tengku Azwendi Fajri yang dinilai konsisten mendukung berbagai kegiatan PWI Pekanbaru.

Menurut Andre, dukungan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang sehat antara insan pers dengan berbagai elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada Pak Tengku Azwendi Fajri yang selalu mendukung berbagai kegiatan PWI Pekanbaru. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkembang dan suatu saat dapat dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia,” kata Andre.

Ia mengatakan National Open Biliar PWI Pekanbaru 2026 menjadi momentum yang mempertemukan wartawan sekaligus atlet dari berbagai daerah dalam satu arena olahraga.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memperebutkan gelar juara.

“Kegiatan ini bukan semata-mata pertandingan untuk memperebutkan gelar juara. Ada misi yang jauh lebih besar, yakni mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, memperluas jaringan, serta memperkuat hubungan antara insan pers, atlet, komunitas olahraga, pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Diduga Kuras Uang Rp11 Miliar Milik Ayahnya, Sang Adik Somasi Kakak Kandung

Andre menambahkan, wartawan tidak hanya dituntut menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan potensi melalui berbagai kegiatan positif.

“Insan pers juga memiliki ruang untuk mengembangkan bakat, menjaga kebugaran, membangun persaudaraan dan mengukir prestasi melalui olahraga,” ujarnya.

Menurut Andre, penggunaan nama Tengku Azwendi Fajri sebagai nama piala juga menjadi simbol pentingnya membangun hubungan dan silaturahmi antara PWI dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemangku kebijakan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa PWI Pekanbaru mengedepankan integritas, profesionalisme dan silaturahmi. Kami bangga memiliki sosok seperti Pak Tengku Azwendi yang tidak hanya melihat wartawan sebagai mitra, tetapi menganggap kami sebagai saudara,” katanya.

Ia berharap semangat persaudaraan tersebut terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan PWI Pekanbaru ke depan.

“Semoga persaudaraan ini terus terjaga. Satu meja, satu olahraga, tetapi hati dan persaudaraan kita tetap satu,” pungkasnya.

National Open Biliar PWI Pekanbaru 2026 mendapat dukungan dari sejumlah pihak, antara lain Golden Break, EMP Bentu, SKK Migas, PTPN IV, Bapenda Pekanbaru, Honda, POBSI Pekanbaru, Abege Cafe, Junior Player, RPL, Smart Carwash, Sahabat Olahraga dan KONI Pekanbaru. (*J2R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *