Waspada! Nomor WhatsApp Catut Nama Kapolres Melawi, Warga Diminta Jangan Tertipu

Waspada penipuan.

MELAWI, SINURBERITA.COM – Masyarakat Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, diminta waspada terhadap aksi penipuan yang memanfaatkan identitas Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K.

Polres Melawi mengungkap adanya nomor WhatsApp +62 895-0273-1965 dan nomor lainnya yang diduga digunakan pihak tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Kapolres Melawi.

Penggunaan nama, foto, maupun jabatan Kapolres tersebut diduga bertujuan meyakinkan korban seolah-olah komunikasi berasal langsung dari pejabat kepolisian.

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya apabila menerima pesan, panggilan telepon, maupun permintaan tertentu dari nomor yang mengatasnamakan Kapolres Melawi.

Polres Melawi menegaskan masyarakat tidak boleh memberikan data pribadi, mengirimkan uang, meminjamkan rekening, memberikan kode OTP, ataupun memenuhi permintaan lainnya sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut melalui saluran resmi kepolisian.

Kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila komunikasi tersebut disertai permintaan transfer uang, bantuan dana, peminjaman rekening, kode OTP, atau data pribadi.

Baca juga: Kajati Kalbar Tegaskan Komitmen Pulihkan Kepercayaan Publik di Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

Apabila menerima komunikasi yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melakukan konfirmasi kepada Polres Melawi melalui saluran resmi kepolisian atau mendatangi kantor polisi terdekat.

Polres Melawi mengingatkan bahwa identitas seseorang, termasuk nama, foto profil, dan jabatan, dapat disalahgunakan untuk menjalankan aksi penipuan.

Masyarakat yang telah menerima komunikasi dari nomor tersebut juga diminta menyimpan bukti percakapan, tangkapan layar, nomor telepon, serta bukti pendukung lainnya. Selanjutnya, bukti tersebut dapat dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Melawi mengajak masyarakat bersama-sama mencegah penyalahgunaan identitas pejabat kepolisian dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Jangan mudah percaya. Jangan transfer uang. Selalu lakukan verifikasi sebelum memenuhi permintaan dari nomor yang tidak dikenal. (*Jaiyadi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *