PEKANBARU, SINURBERITA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Riau terus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi publik yang adaptif dan transparan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Pembinaan Kehumasan Kementerian Hukum bertema “Strategi Komunikasi Publik yang Efektif di Era Media Sosial” yang digelar secara virtual, Kamis (25/6).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Hukum itu diikuti oleh jajaran Kanwil Kemenkum Riau. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam memperkuat kapasitas kehumasan guna mendukung pelayanan publik yang lebih informatif dan responsif.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Meta Indonesia memaparkan berbagai perkembangan terkini terkait ekosistem media sosial, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), keamanan akun digital, serta strategi membangun komunikasi publik yang efektif di era transformasi digital.
Meta menjelaskan bahwa distribusi konten pada platform media sosial kini didukung oleh sistem rekomendasi berbasis AI. Jangkauan sebuah konten tidak lagi ditentukan oleh jumlah pengikut semata, melainkan oleh kualitas, relevansi, dan tingkat interaksi yang mampu dihasilkan.
Baca juga: WIPO Academy Digelar di Yogyakarta, Desain Industri Didorong Jadi Motor Ekonomi Kreatif
Karena itu, instansi pemerintah didorong untuk menghadirkan konten yang menarik perhatian sejak awal, mudah dipahami, serta memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Selain itu, Meta juga memperkenalkan Threads� sebagai salah satu kanal komunikasi yang dinilai potensial untuk mendukung penyebaran informasi publik secara cepat dan efektif.
Platform tersebut memungkinkan instansi pemerintah menyampaikan informasi singkat, mendukung penyebaran informasi terkini, terintegrasi dengan Instagram melalui fitur cross-posting, serta dapat mengarahkan masyarakat ke situs resmi melalui penyematan tautan.
Dalam sesi yang sama, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai strategi penyusunan konten melalui prinsip Stop Me, Make It Easy for Me, Reward Me, dan Stay with Me guna meningkatkan keterlibatan audiens secara lebih bermakna.
Selain strategi komunikasi, aspek keamanan digital turut menjadi perhatian. Meta menekankan pentingnya pengamanan akun resmi pemerintah melalui aktivasi Two-Factor Authentication (2FA), pemeriksaan keamanan akun secara berkala, penggunaan kata sandi yang kuat, serta peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman phishing.
Meta juga memperkenalkan layanan Meta AI dan Meta Support Pro yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung produksi konten, pengelolaan akun, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis secara lebih cepat dan efisien.
Baca juga: Terungkap! BRK Syariah Akui Dugaan Pelanggaran dalam Pembiayaan Agribisnis MKM Rp53,1 Miliar
Sementara itu, akademisi Dr. Leviane Jaclin Hera Lotulong menyoroti perubahan perilaku audiens digital yang menuntut pemerintah untuk menghadirkan komunikasi yang lebih cepat, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat saat ini cenderung memiliki rentang perhatian yang lebih singkat, lebih menyukai konten video berdurasi pendek, aktif berinteraksi melalui kolom komentar, serta mengharapkan respons yang cepat dari penyelenggara layanan publik.
Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan menyatakan dukungannya terhadap penguatan kapasitas kehumasan sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan Kementerian Hukum.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Riau berkomitmen mengimplementasikan berbagai strategi yang diperoleh, mulai dari penguatan keamanan akun media sosial, optimalisasi pemanfaatan teknologi AI, hingga penyusunan konten yang lebih informatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.
Dengan langkah tersebut, Kanwil Kemenkum Riau berharap efektivitas komunikasi publik dapat terus meningkat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kementerian Hukum di era digital yang semakin dinamis. (*J2R)





















